Ingatkan Kewajiban CSR, Sekda Kabupaten Malang Puji Langkah Nyata Program Pekan Islami PT ACA.

- Redaksi

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Momen Komisaris Utama PT.Anugerah Citra Abadi (ACA) beri apresiasi salah satu anak yatim penghafal Al Qur'an di Kantor Kecamatan Jabung, Selasa (10/03/2026). (Foto : Kim)

i

Momen Komisaris Utama PT.Anugerah Citra Abadi (ACA) beri apresiasi salah satu anak yatim penghafal Al Qur'an di Kantor Kecamatan Jabung, Selasa (10/03/2026). (Foto : Kim)

​KABUPATEN MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Dr. Ir. Budiar Anwar, M.Si., menekankan pentingnya peran sektor swasta dalam memperkuat jaring pengaman sosial dan pendidikan di wilayahnya. Hal ini disampaikan saat mendampingi Bupati Malang, Drs. H.M. Sanusi, M.M., dalam agenda rutin Pekan Islami PT Anugerah Citra Abadi (ACA) ke-XIX.

​Pada Selasa (10/03/2026), rombongan mengunjungi dua titik utama, yakni Kecamatan Jabung dan Kecamatan Pakis. Dalam kesempatan tersebut, PT ACA menyalurkan santunan kepada total 1.090 anak yatim, dengan rincian 404 anak di Jabung dan 686 anak di Pakis.

​Budiar Anwar mengapresiasi konsistensi PT ACA yang telah menjalankan program ini selama 19 tahun berturut-turut. Menurutnya, dampak dari kegiatan ini bukan sekadar bantuan materiil, melainkan sentuhan psikologis bagi anak-anak yatim.

Komisaris Utama PT.ACA Iwan Kurniawan (Tengah) mengamini doa anak yatim di Pekan Islami Ke-XIX wilayah Kecamatan Pakis. (Foto : Kim)

​”Kita harus bersyukur dengan adanya PT ACA yang rutin turun ke kecamatan. Kehadiran mereka menumbuhkan kepercayaan diri (confidence) bagi anak-anak. Secara psikologi, mereka merasa diperhatikan,” ujar Budiar kepada awak media.

​Suasana di lokasi tampak meriah saat anak-anak berebut menunjukkan bakat mereka. “Tadi luar biasa, ada yang mengaji, menyanyi, hingga baca doa. Ini momen yang selalu ditunggu mereka setiap tahun. Antusiasmenya sangat tinggi,” tambahnya.

​Terkait peran dunia usaha, Sekda mendorong agar langkah PT ACA menjadi role model bagi perusahaan lain di Kabupaten Malang. Ia mengingatkan bahwa kewajiban Corporate Social Responsibility (CSR) telah diatur dalam undang-undang.

​”Harapan saya, perusahaan lain bisa menyisihkan sebagian keuntungan untuk anak yatim melalui CSR. Doa anak-anak yatim itu makbul bagi keberlangsungan perusahaan itu sendiri,” jelasnya.

​Budiar menyebutkan bahwa data mengenai perusahaan yang telah menyalurkan CSR tercatat secara administratif di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda). Ia berharap kesadaran kolektif dari para pengusaha muncul tanpa harus menunggu sanksi formal, merujuk pada regulasi yang ada.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Dr.Ir.Budiar Anwar, M.Si., memimpin joget bareng anak yatim di wilayah Pakis. ( Foto : Kim )


​Di sela acara, Budiar juga menyoroti tantangan pendidikan di Kabupaten Malang yang memiliki populasi mendekati 3 juta jiwa. Ia menegaskan bahwa ketergantungan pada dana BOS (APBN) maupun APBD belum sepenuhnya mencukupi kebutuhan lapangan.

​Ia pun melempar wacana terkait peningkatan standar wajib belajar. “Seharusnya program 9 tahun itu sudah tidak ada lagi, kita harus dorong menjadi 12 tahun (hingga SMA/SMK). Kami sangat berharap ada kolaborasi, termasuk beasiswa bagi anak berprestasi dari keluarga tidak mampu agar pendidikan mereka lebih berjenjang,” ungkapnya.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang, Dr.Ir.Budiar Anwar, M.Si.,menyampaikan apresiasinya atas konsistensi PT.ACA
yang telah menjalankan program Pekan Islami selama 19 tahun berturut-turut. (Foto : Kim)


​Menutup keterangannya, Sekda juga menyinggung soal perlindungan terhadap penyandang difabel dan kelompok inklusi. Meski saat ini banyak diampu oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Budiar menilai Pemerintah Kabupaten Malang tetap harus mengambil peran aktif.

​”Data difabel ada di Kabupaten, maka kita yang lebih tahu. Ke depan, penanganan difabel mungkin perlu dibuatkan agenda khusus agar mereka mendapatkan ruang yang tepat tanpa ada kekhawatiran tindakan perundungan (bullying),” pungkasnya.

(KIM)

Loading

Berita Terkait

Kasat Reskrim Polres Kediri Berganti, AKP Angga Riatma Siap Perkuat Penegakan Hukum
Anjungan Air Siap Minum Kota Malang Rusak Akibat Vandalisme, Tugu Tirta Angkat Bicara.
Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan
Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo
Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:29 WIB

Kasat Reskrim Polres Kediri Berganti, AKP Angga Riatma Siap Perkuat Penegakan Hukum

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:25 WIB

Anjungan Air Siap Minum Kota Malang Rusak Akibat Vandalisme, Tugu Tirta Angkat Bicara.

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:35 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 03:02 WIB

Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:59 WIB

Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:51 WIB

Slogan “Blora Ramah Investasi”, HMI Tagih Janji dan Soroti Minimnya Industri Juga Sempitnya Lapangan Kerja

Berita Terbaru