PADANG (SUMATERA BARAT), NGALAMUTAS.COM – Tiga orang pelajar dilaporkan tertabrak kereta api di jalur rel kereta pada Minggu (8/3/2026). Peristiwa tragis ini menyita perhatian masyarakat dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban serta masyarakat luas.
Informasi yang dihimpun menyebutkan ketiga korban adalah Wahyu Rizki Anugrah (18), David Ricardo (18), dan Valza (17). Dalam kejadian tersebut, Wahyu Rizki Anugrah dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara David Ricardo sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. Sedangkan Valza mengalami luka serius dan saat ini masih menjalani perawatan intensif.
Peristiwa nahas ini terjadi saat Kereta Api Lembah Anai B 65 A melintas di jalur rel tersebut. Menurut keterangan pihak PT Kereta Api Indonesia, masinis kereta telah membunyikan klakson berkali-kali sebagai tanda peringatan kepada orang yang berada di sekitar rel. Namun nahas, para korban tidak segera menjauh dari jalur rel sehingga kecelakaan tidak dapat dihindari.
Tragedi ini kembali menjadi pengingat keras bagi masyarakat bahwa rel kereta api bukan tempat untuk bermain, duduk, atau berkumpul. Kereta api melaju dengan kecepatan tinggi dan memiliki jarak pengereman yang panjang, sehingga ketika seseorang berada terlalu dekat dengan rel, masinis hampir tidak memiliki kesempatan untuk menghentikan laju kereta secara mendadak.
Peran orang tua, sekolah, dan masyarakat sangat penting untuk terus mengingatkan generasi muda agar lebih memahami risiko besar di sekitar jalur kereta api. Edukasi keselamatan harus terus diperkuat agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.
Kehilangan anak-anak muda yang seharusnya masih memiliki masa depan panjang tentu menjadi duka besar bagi kita semua. Semoga Wahyu Rizki Anugrah dan David Ricardo mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta Valza segera diberikan kesembuhan. Semoga peristiwa ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dan menghargai keselamatan.
LS – Ngalamutas.com
![]()







