Seorang ibu rumah tangga, ditemukan tewas di dalam rumahnya

- Redaksi

Kamis, 26 Februari 2026 - 12:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Istimewa

i

Poto Istimewa

TANJUNGPINANG, NGALAMUTAS.COM – Seorang ibu rumah tangga bernama Harsalena (58) ditemukan tewas di dalam rumahnya dan diduga dibunuh oleh suaminya sendiri saat azan Isya berkumandang.

Peristiwa tragis itu terjadi di Perumahan Bintan Permata Indah, Jalan Ganet, Blok Bougenvile 9, Tanjungpinang, pada Rabu (25/2/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

Kejadian tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Suasana yang sebelumnya tenang mendadak berubah mencekam setelah terdengar teriakan histeris dari anak korban.

Salah satu tetangga korban, Indra, menuturkan kecurigaan awal muncul saat anak korban tidak menemukan ibunya di rumah menjelang waktu berbuka puasa.

“Awalnya istri saya dihubungi anak korban sekitar pukul 18.30 WIB. Dia baru pulang kerja dan mencari ibunya, tapi tidak ada di rumah. Lalu disuruh cek ke tetangga,” ujar Indra.

Menurutnya, anak korban sempat duduk di depan rumah dalam kondisi gelisah. Istri Indra kemudian ikut membantu melakukan pencarian.

“Karena tidak ketemu, kami curiga. Cek CCTV tetangga depan rumah. Di situ terlihat korban sempat keluar, lalu masuk lagi, tapi tidak terlihat keluar lagi setelah itu,” jelasnya.

Kecurigaan semakin kuat setelah ditemukan bercak darah di dalam rumah, tepatnya di area ruang tamu dekat meja dan sofa.

Tak lama kemudian, anak korban berteriak histeris. Indra yang sedang makan langsung keluar rumah.

“Saya dengar anaknya teriak, katanya sudah dipukul. Saya tegur pelaku, karena dia pegang kayu. Saya bilang ini bulan puasa, lagi azan juga, turunkan kayunya,” ungkap Indra.

Pelaku yang diduga merupakan suami korban justru menyampaikan pengakuan mengejutkan.

“Dia bilang langsung, ‘Ibu sudah saya bunuh, Pak Indra.’ Setelah itu saya langsung masuk rumah ambil handphone untuk menghubungi RT dan polisi,” katanya.

Aparat kepolisian bersama unsur TNI, Satpol PP, serta Ketua RT setempat segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan belum memberikan keterangan resmi terkait motif dugaan pembunuhan maupun kondisi pelaku. Jenazah korban telah dievakuasi untuk kepentingan visum.

Peristiwa yang terjadi di bulan suci Ramadan tersebut menyisakan duka mendalam bagi warga sekitar. Mereka berharap proses hukum dapat berjalan secara transparan dan tuntas.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan
Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo
Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.
Slogan “Blora Ramah Investasi”, HMI Tagih Janji dan Soroti Minimnya Industri Juga Sempitnya Lapangan Kerja
Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:35 WIB

Polda Jatim Bongkar Sindikat Love Scamming Internasional, 3 Tersangka Diamankan

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 03:02 WIB

Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:51 WIB

Slogan “Blora Ramah Investasi”, HMI Tagih Janji dan Soroti Minimnya Industri Juga Sempitnya Lapangan Kerja

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:54 WIB

Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:40 WIB

Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Berita Terbaru