Masyarakat Aceh Bakal Saksikan Gerhana Bulan Total pada 3 Maret 2026, Bertepatan 14 Ramadhan 1447H

- Redaksi

Rabu, 25 Februari 2026 - 06:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSEUMAWE, NGALAMUTAS.COM – Masyarakat Aceh akan memiliki kesempatan menyaksikan fenomena gerhana bulan total pada hari Senin, 3 Maret 2026, yang bertepatan dengan tanggal 14 Ramadhan 1447 Hijriah. Peristiwa astronomi ini berlangsung mulai pukul 16.50 WIB hingga pukul 20.18 WIB.

Ahli Ilmu Falak Aceh sekaligus dosen di UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe, Tgk Ismail, menyampaikan bahwa gerhana bulan total ini menjadi satu-satunya gerhana yang dapat diamati di langit wilayah Aceh sepanjang tahun 2026.

“Gerhana ini merupakan satu-satunya gerhana yang bisa diamati di langit Aceh sepanjang tahun 2026,” ujarnya kepada Awak Media dalam wawancara pada Selasa (24/2/2026).

Secara skala global, peristiwa ini dapat diamati dari wilayah Australia, Asia bagian timur, hingga daratan Amerika. Di Aceh, gerhana akan mulai terlihat pada pukul 16.50 WIB, ditandai dengan bersentuhannya bayangan gelap pada bagian bawah piringan bulan.

Puncak gerhana terjadi pada pukul 18.34 WIB, ketika seluruh permukaan bulan memasuki bayangan umbra atau inti bumi, sehingga akan tampak dengan warna merah kehitaman. Kemudian, gerhana akan berakhir pada pukul 20.18 WIB setelah bayangan gelap benar-benar terlepas dari bagian atas bulan.

Tgk Ismail mengimbau masyarakat untuk mempersiapkan diri melaksanakan salat gerhana. Menurutnya, waktu terbaik untuk melaksanakannya di Aceh adalah setelah salat Maghrib hingga sebelum masuk waktu Isya.

Ia juga menjelaskan bahwa gerhana adalah peristiwa terhalangnya cahaya dari sumber tertentu oleh benda langit lain. Gerhana matahari terjadi ketika cahaya matahari terhalang bulan, sedangkan gerhana bulan terjadi saat cahaya matahari yang menuju bulan terhalang oleh bumi.

“Gerhana matahari terjadi pada fase bulan baru, sedangkan gerhana bulan pada fase bulan purnama. Namun tidak setiap bulan baru atau purnama diikuti gerhana,” jelasnya.

Hal tersebut disebabkan karena bidang orbit bulan mengelilingi bumi tidak sejajar dengan bidang orbit bumi mengelilingi matahari, melainkan memiliki kemiringan sekitar lima derajat. Jika kedua bidang tersebut sejajar, gerhana matahari dan bulan akan terjadi setiap bulan.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Rigiditas Manajerial Fatayat NU: Kunci Akurasi Distribusi Santunan di Pekan Islami XIX PT ACA.
Pasang Police Line Polres Lumajang Tangani Longsor di Tempursari Kendaraan Berat Dilarang Melintas
Polres Bondowoso Maksimalkan Pengaturan Lalu Lintas Pascaputusnya Jembatan Sukowiryo
Polres Mojokerto Amankan 3 Orang Matel yang Rampas Pajero di Sooko
​”Putusan MK Pasal 21: Kemenangan Intelektualitas Bagi Advokat, Jurnalis, dan Aktivis.
Manifestasi Kepedulian Korporasi: Hari Perdana PT ACA Sasar Ratusan Anak Yatim di Sumawe, Gedangan, dan Bantur.
Semangat Ramadhan, Polwan Polres Bondowoso Tebar 500 Takjil di Pasar Induk
Polres Gresik Buka Layanan Khusus SIM Santri Trendi Selama Ramadhan

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:10 WIB

Rigiditas Manajerial Fatayat NU: Kunci Akurasi Distribusi Santunan di Pekan Islami XIX PT ACA.

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:52 WIB

Pasang Police Line Polres Lumajang Tangani Longsor di Tempursari Kendaraan Berat Dilarang Melintas

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:50 WIB

Polres Bondowoso Maksimalkan Pengaturan Lalu Lintas Pascaputusnya Jembatan Sukowiryo

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:47 WIB

Polres Mojokerto Amankan 3 Orang Matel yang Rampas Pajero di Sooko

Senin, 2 Maret 2026 - 21:08 WIB

​”Putusan MK Pasal 21: Kemenangan Intelektualitas Bagi Advokat, Jurnalis, dan Aktivis.

Senin, 2 Maret 2026 - 10:15 WIB

Semangat Ramadhan, Polwan Polres Bondowoso Tebar 500 Takjil di Pasar Induk

Senin, 2 Maret 2026 - 10:12 WIB

Polres Gresik Buka Layanan Khusus SIM Santri Trendi Selama Ramadhan

Senin, 2 Maret 2026 - 10:09 WIB

Mengantar Hingga Akhir Hayat: Kisah Pengabdian Aipda Raja Faisal di Perbatasan NKRI

Berita Terbaru