Jasad Wanita Muda Ditemukan Di Sungai Jilu, Kondisi Tak Wajar.

- Redaksi

Kamis, 19 Februari 2026 - 08:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Istimewa.

i

Poto Istimewa.

MALANG, (KABUPATEN MALANG), NGALAMUTAS.COM – Jasad wanita muda yang ditemukan tewas di Sungai Jilu, Desa Sukopuro, Kabupaten Malang, masih dalam proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Korban ditemukan dalam kondisi tak wajar dengan sumpalan kain di mulut dan kedua tangannya terikat, Kamis (19/2/2026).

Kapolsek Jabung, AKP Sumarsono, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan pendalaman kasus selama dua hari terakhir. Saat ini, fokus utama adalah mencari identitas korban yang diperkirakan berusia antara 17 hingga 18 tahun. Hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa sidik jari korban tidak tercatat dalam data kependudukan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Diperkirakan belum terdaftar di Dukcapil, sehingga tidak muncul hasil pencocokan sidik jari. Kami masih melakukan upaya untuk mengetahui identitas korban,” ujar Sumarsono saat dikonfirmasi pada Kamis pagi.

Jasad perempuan muda tersebut ditemukan pada Selasa (17/2/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Selain kondisi tangan terikat dan mulut tersumpal kain, korban juga tidak mengenakan busana.

Temuan pertama kali dilakukan oleh seorang warga bernama Sukari yang tengah mencari kayu bakar di sekitar aliran sungai. Setelah itu, Sukari segera melaporkan kejadian kepada perangkat desa setempat.

“Iya betul, saat ditemukan mulut tersumpal kain dan tangan terikat, serta tanpa busana,” jelasnya.

Poto Istimewa.

Polisi juga sedang menyelidiki dugaan penyebab kematian, termasuk memeriksa luka-luka yang ada di tubuh korban. Ada indikasi bahwa kematian terjadi secara tidak wajar, dan hingga saat ini belum ditemukan bukti identitas apapun pada korban. Saat ini, jasad korban berada di ruang jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

“Kami masih dalam proses pendalaman dan pemeriksaan, termasuk upaya untuk mengetahui identitas korban,” pungkas Sumarsono.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo
Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.
Slogan “Blora Ramah Investasi”, HMI Tagih Janji dan Soroti Minimnya Industri Juga Sempitnya Lapangan Kerja
Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.
Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 03:02 WIB

Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:59 WIB

Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:54 WIB

Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:40 WIB

Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Berita Terbaru