Inisiasi Semeru Institute Sukses Gelar Bedah Buku “Move In Silence” Jadi Ruang Refleksi Penegakan Hukum.

- Redaksi

Senin, 16 Februari 2026 - 08:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Semeru Institute sukses menggelar simposium lintas elemen bertajuk Simposium Aktivis Malang Raya pada Minggu (15/02/2026). Bertempat di tengah suasana Kota Malang yang diguyur hujan deras, acara ini menjadi panggung diskusi intelektual yang mempertemukan aparat penegak hukum, akademisi, dan aktivis sipil dalam satu meja.

​Agenda utama kegiatan ini adalah bedah buku “Move In Silence” karya Kombes Pol Putu Kholis Aryana, yang saat ini menjabat sebagai Kapolresta Malang Kota. Buku tersebut mengupas tuntas dinamika penegakan hukum serta refleksi mendalam atas Tragedi Kanjuruhan.

​Diskusi menjadi semakin berbobot dengan kehadiran empat narasumber ahli yang membedah karya tersebut dari berbagai sudut pandang:

1. Bambang Rukminto Pengamat Kepolisian (ISESS), menyoroti sisi institusional Polri dan tantangan transformasi kepolisian dalam menangani konflik massa.

2. Hutri Agustino, Ph.D. Pakar Sosiologi (UMM) Membedah dinamika sosial masyarakat Malang pasca-tragedi dan bagaimana pola interaksi sosial terbentuk di tengah duka.

3. Fahrudin Pakar Hukum (Unisma) Menitikberatkan pada aspek legalitas, keadilan bagi korban, dan prosedur penegakan hukum yang ditulis dalam buku.

3. Dr. Redy Eko Prasetyo Pegiat Budaya (UB) Melihat peristiwa dari kacamata budaya masyarakat (kultur suporter) dan pentingnya pendekatan humanis/budaya dalam resolusi konflik.

Penulis buku, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, hadir langsung memberikan pemaparan. Ia menegaskan bahwa forum ini adalah bentuk transparansi dan upaya Polri untuk tetap dekat dengan elemen kritis seperti mahasiswa dan aktivis.

​”Aparat penegak hukum harus senantiasa dekat dengan masyarakat. Forum seperti ini perlu dilakukan secara berkesinambungan sebagai ruang refleksi bersama agar kita bisa membangun tatanan yang lebih baik,” ujar Kombes Pol Putu Kholis.

​Meskipun cuaca ekstrim melanda, antusiasme peserta dari organisasi mahasiswa, lembaga swadaya masyarakat (LSM), hingga aktivis suporter tetap tinggi. Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai kritik tajam dan masukan konstruktif yang dilontarkan peserta kepada pihak kepolisian.

​Kadrian Muhlis, Direktur Semeru Institute, menyatakan bahwa simposium ini merupakan rangkaian dari pengukuhan Pengurus Wilayah Semeru Institute. Ia menegaskan lembaga ini akan terus menjadi jembatan dialog antara masyarakat sipil dan aparat.

​”Kami berkomitmen menjadi wadah kolaborasi demi terciptanya tatanan sosial yang adil, transparan, dan berkeadaban. Kehadiran berbagai elemen hari ini membuktikan bahwa ruang dialektika di Malang masih sangat hidup,” pungkas Kadrian.

(KIM)

Loading

Berita Terkait

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo
Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.
Slogan “Blora Ramah Investasi”, HMI Tagih Janji dan Soroti Minimnya Industri Juga Sempitnya Lapangan Kerja
Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.
Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 03:02 WIB

Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:59 WIB

Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:54 WIB

Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:40 WIB

Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Berita Terbaru