Kecelakaan Maut Tol Ngawi-solo: Bus Double Decker Tabrak Truk, 1 Meninggal.

- Redaksi

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto bus indorent kecelakaan, Kamis (12/02/2026) - Poto Istimewa.

i

Poto bus indorent kecelakaan, Kamis (12/02/2026) - Poto Istimewa.

NGAWI, NGALAMUTAS.COM – Kecelakaan mematikan melibatkan bus double decker milik Indorent dan truk boks terjadi di Tol Ngawi-Solo KM 566 A, Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, pada pagi hari ini Kamis (12/2/2026). Insiden tersebut menimbulkan korban jiwa satu orang kru bus dan puluhan orang lainnya mengalami luka-luka.

Bus Indorent dengan nomor polisi B 7107 TGE yang menjalankan rute Jakarta-Malang melaju dari arah barat ke timur. Kendaraan yang dikemudikan Achmad Fajrin (35), warga Tegal, bertabrakan dengan truk boks bernopol B 9503 PXV yang dikendarai Pujianto (35), warga Batang, yang melaju di depannya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, Iptu Agus Hariyanto, menjelaskan dugaan penyebab kejadian. “Karena kurang hati-hatinya sopir bus, terjadi tabrak belakang terhadap truk boks di depannya. Bus Indorent kemudian oleng ke kiri, menabrak guardrail, hingga keluar jalur dan terguling di parit tol,” ujarnya.

Akibat benturan keras, badan bus terperosok ke parit dan berada dalam posisi miring dengan bagian depan yang ringsek parah. Barang-barang milik penumpang berserakan di sekitar lokasi kejadian.

Bus tersebut mengangkut total 33 orang, termasuk penumpang dan kru. Sebuah kru bus dinyatakan meninggal dunia di lokasi, sedangkan 32 orang lainnya – termasuk penumpang bus dan sopir truk – mengalami luka-luka.

Poto bus indorent kecelakaan, Kamis (12/02/2026) – Poto Istimewa.

“Seluruh korban luka langsung dievakuasi ke beberapa rumah sakit di Kabupaten Ngawi, antara lain RS Widodo dan RS At-tin Husada Ngawi. Korban yang meninggal telah berada di kamar jenazah RSUD dr Soeroto Ngawi,” tambah Agus.

Petugas kepolisian bersama tim medis segera melakukan evakuasi korban dan pengamanan lokasi untuk mencegah kemacetan. Hingga saat ini, penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan masih berlangsung, dan proses evakuasi bangkai bus terus dilakukan agar arus lalu lintas dapat kembali normal.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo
Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.
Slogan “Blora Ramah Investasi”, HMI Tagih Janji dan Soroti Minimnya Industri Juga Sempitnya Lapangan Kerja
Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.
Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 03:02 WIB

Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:59 WIB

Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:54 WIB

Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:40 WIB

Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Berita Terbaru