Santri Korban Dugaan Pencabulan Buka Suara Usai 19 Hari Hilang.

- Redaksi

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Istimewa

i

Poto Istimewa

BANGKALAN, NGALAMUTAS.COM – Santri korban dugaan pencabulan yang diduga dilakukan oleh dua anak kiai sebuah pondok pesantren di Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, akhirnya memberikan keterangan setelah menghilang selama 19 hari. Korban mengaku selama tidak berada di rumah, tinggal bersama salah satu terduga pelaku berinisial S.

Kuasa hukum korban, Ali Maulidi, mengatakan korban baru bisa bercerita setelah dibujuk oleh keluarga. Dari keterangan awal, hilangnya korban dari rumah telah direncanakan dan didukung oleh beberapa santri di pondok pesantren tersebut.

“Tadi korban sudah bisa cerita ke keluarga. Jadi selama pergi dari rumah itu, korban dibantu oleh santri pondok tersebut. Ada yang menjemput dan ada yang mengantar (ke tujuan),” ungkapnya pada Kamis (29/1/2026).

Setelah itu, korban bersembunyi bersama S, namun keluarga hingga kini belum mengetahui lokasi persis di mana keduanya tinggal selama 19 hari. “Selama dalam pelarian ini, korban tinggal dengan S,” tambahnya.

Saat ini pihak kuasa hukum masih menggali informasi lebih lanjut terkait kronologi peristiwa, meskipun korban belum dapat memberikan keterangan secara detail mengenai dugaan pencabulan yang dialaminya. “Sementara kami masih baru dapat dua informasi tersebut. Untuk detailnya masih belum kami dapat,” jelas Ali Maulidi.

Rencananya, keluarga akan membawa korban keluar daerah untuk pemulihan psikis sebelum melanjutkan proses kasus. “Nanti korban akan kembali lagi ke sini karena memang ada proses yang belum selesai,” ucapnya, menambahkan bahwa ia akan mengawal kasus hingga tuntas agar pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

Sebelumnya, keluarga melaporkan dugaan pencabulan oleh UF, salah satu anak kiai ponpes. Dalam penyelidikan ditemukan korban juga diduga dicabul oleh adik UF, yaitu S, sehingga keluarga membuat laporan terpisah ke Polda Jatim. Setelah itu, korban menghilang pada Rabu (7/1/2026) dini hari dan baru ditemukan pada Senin (26/1/2026) pagi setelah keluarga dihubungi untuk menjemputnya di masjid dekat akses Jembatan Suramadu.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Dirres PPA-PPO Polda Jatim dan Bonek Peduli Salurkan Santunan di Panti Asuhan Al-Mu’min
Sumpah Advokat di PT Surabaya: Lahirnya Intelektual Muda Baru dari Leo Chien Long & Associates Law Firm.
Rigiditas Manajerial Fatayat NU: Kunci Akurasi Distribusi Santunan di Pekan Islami XIX PT ACA.
Pasang Police Line Polres Lumajang Tangani Longsor di Tempursari Kendaraan Berat Dilarang Melintas
Polres Bondowoso Maksimalkan Pengaturan Lalu Lintas Pascaputusnya Jembatan Sukowiryo
Polres Mojokerto Amankan 3 Orang Matel yang Rampas Pajero di Sooko
​”Putusan MK Pasal 21: Kemenangan Intelektualitas Bagi Advokat, Jurnalis, dan Aktivis.
Manifestasi Kepedulian Korporasi: Hari Perdana PT ACA Sasar Ratusan Anak Yatim di Sumawe, Gedangan, dan Bantur.

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:50 WIB

Dirres PPA-PPO Polda Jatim dan Bonek Peduli Salurkan Santunan di Panti Asuhan Al-Mu’min

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:56 WIB

Sumpah Advokat di PT Surabaya: Lahirnya Intelektual Muda Baru dari Leo Chien Long & Associates Law Firm.

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:10 WIB

Rigiditas Manajerial Fatayat NU: Kunci Akurasi Distribusi Santunan di Pekan Islami XIX PT ACA.

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:52 WIB

Pasang Police Line Polres Lumajang Tangani Longsor di Tempursari Kendaraan Berat Dilarang Melintas

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:50 WIB

Polres Bondowoso Maksimalkan Pengaturan Lalu Lintas Pascaputusnya Jembatan Sukowiryo

Senin, 2 Maret 2026 - 21:08 WIB

​”Putusan MK Pasal 21: Kemenangan Intelektualitas Bagi Advokat, Jurnalis, dan Aktivis.

Senin, 2 Maret 2026 - 11:26 WIB

Manifestasi Kepedulian Korporasi: Hari Perdana PT ACA Sasar Ratusan Anak Yatim di Sumawe, Gedangan, dan Bantur.

Senin, 2 Maret 2026 - 10:15 WIB

Semangat Ramadhan, Polwan Polres Bondowoso Tebar 500 Takjil di Pasar Induk

Berita Terbaru