Pegawai SPPG Palembang Mengaku Bunuh Rekan Kerja Karena Diklaim Sering Diganggu

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Istimewa

i

Poto Istimewa

PALEMBANG, NGALAMUTAS.COM – Andi (38), seorang pegawai di salah satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Palembang, mengaku tidak tenang setelah melakukan pembunuhan terhadap rekan kerjanya, Wulandari (50).

Tersangka yang bertempat tinggal di Pemulutan Selatan, Ogan Ilir bekerja sebagai Office Boy (OB) di SPPG tersebut. Sementara korban yang bekerja sebagai tukang cuci ompreng merupakan warga Kecamatan Plaju, Palembang.

Dari pengakuan tersangka, motif pembunuhan dilakukan karena ia merasa kesal mengaku sering diganggu oleh korban, padahal Andi sudah memiliki istri dan anak. “Kalau dari pengakuan tersangka dia kesal karena sering diganggu korban, padahal tersangka sudah punya istri dan anak,” ujar pihak berwenang.

Peristiwa terjadi pada hari Kamis (22/1/2026), berawal ketika Andi hendak pergi ke Desa Gaung Asam, Muara Enim, untuk mengembalikan terpal yang telah dipinjamnya. Sehari sebelumnya, korban mengajak Andi jalan-jalan, namun ditolak karena ia akan berangkat ke Gaung Asam pada hari Kamis.

“Saya mau berangkat ke dusun balikan terpal ke tempat mamang saya, mau naik travel,” ujar Andi dalam pengakuannya.

Saat hendak berangkat dari SPPG, korban memaksa untuk ikut bersama, sehingga Andi memutuskan untuk mengantarnya menggunakan sepeda motor milik korban. “Karena dia memaksa mau ikut, yasudah pakai motor dia saja,” katanya.

Di perjalanan, Andi mengaku merasa terganggu karena korban terus memegang dan menggerayanginya di atas kendaraan. Karena kesal, ia menghentikan sepeda motor dan menjegal kaki korban hingga terjatuh. Saat korban melakukan perlawanan, ia menjerat leher korban menggunakan jilbab yang dikenakan.

“Kesal pak dia nak peluk saya terus, saya sudah punya istri. Sempat melawan (korban) makanya saya lilit pakai jilbab. Tahu pak kalau dia mati karena ada darah dan lidahnya menjulur keluar,” tuturnya.

Setelah itu, korban ditinggalkan di semak-semak dekat bekas kebun nanas, sementara sepeda motor milik korban dibawa hingga ke wilayah Lembak dan ditinggalkan di sana.

LS – Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Dirres PPA-PPO Polda Jatim dan Bonek Peduli Salurkan Santunan di Panti Asuhan Al-Mu’min
Sumpah Advokat di PT Surabaya: Lahirnya Intelektual Muda Baru dari Leo Chien Long & Associates Law Firm.
Rigiditas Manajerial Fatayat NU: Kunci Akurasi Distribusi Santunan di Pekan Islami XIX PT ACA.
Pasang Police Line Polres Lumajang Tangani Longsor di Tempursari Kendaraan Berat Dilarang Melintas
Polres Bondowoso Maksimalkan Pengaturan Lalu Lintas Pascaputusnya Jembatan Sukowiryo
Polres Mojokerto Amankan 3 Orang Matel yang Rampas Pajero di Sooko
​”Putusan MK Pasal 21: Kemenangan Intelektualitas Bagi Advokat, Jurnalis, dan Aktivis.
Manifestasi Kepedulian Korporasi: Hari Perdana PT ACA Sasar Ratusan Anak Yatim di Sumawe, Gedangan, dan Bantur.

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 23:50 WIB

Dirres PPA-PPO Polda Jatim dan Bonek Peduli Salurkan Santunan di Panti Asuhan Al-Mu’min

Selasa, 3 Maret 2026 - 13:56 WIB

Sumpah Advokat di PT Surabaya: Lahirnya Intelektual Muda Baru dari Leo Chien Long & Associates Law Firm.

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:10 WIB

Rigiditas Manajerial Fatayat NU: Kunci Akurasi Distribusi Santunan di Pekan Islami XIX PT ACA.

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:52 WIB

Pasang Police Line Polres Lumajang Tangani Longsor di Tempursari Kendaraan Berat Dilarang Melintas

Selasa, 3 Maret 2026 - 09:50 WIB

Polres Bondowoso Maksimalkan Pengaturan Lalu Lintas Pascaputusnya Jembatan Sukowiryo

Senin, 2 Maret 2026 - 21:08 WIB

​”Putusan MK Pasal 21: Kemenangan Intelektualitas Bagi Advokat, Jurnalis, dan Aktivis.

Senin, 2 Maret 2026 - 11:26 WIB

Manifestasi Kepedulian Korporasi: Hari Perdana PT ACA Sasar Ratusan Anak Yatim di Sumawe, Gedangan, dan Bantur.

Senin, 2 Maret 2026 - 10:15 WIB

Semangat Ramadhan, Polwan Polres Bondowoso Tebar 500 Takjil di Pasar Induk

Berita Terbaru