Eksistensi Tanpa Batas, Unit Punk Rock Brain Wash Batu Siap Luncurkan Album Perdana.

- Redaksi

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BATU (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Industri musik independen tanah air, khususnya di jalur underground, kembali menunjukkan geliatnya. Brain Wash, unit punk rock asal Kota Batu, Jawa Timur, mengonfirmasi kesiapan mereka untuk memproduksi materi rekaman perdana sebagai bentuk penegasan eksistensi di kancah musik nasional.

​Mengusung slogan “Theraphy Syaraf Punk Rock”, band yang digawangi oleh tiga personel veteran ini dikenal konsisten dalam menyuarakan kritik sosial dan realita kehidupan sehari-hari melalui lirik-lirik yang lugas dan berani.

​Meski kerap disebut sebagai pendatang baru di komunitas punk lokal, para personel Brain Wash bukanlah orang baru di skena tersebut. Eko Sabdianto (Kurowo) pada vokal dan gitar, Agus Adianto (Kentir) pada drum, serta Zulkifli (Sinting) pada bass, telah mendedikasikan diri mereka pada budaya punk selama puluhan tahun.

​”Bagi kami, musik bukan sekadar hiburan. Ini adalah sarana menyampaikan aspirasi, keluh kesah, serta sikap ideologi. Kami ingin karya ini menjadi pintu masuk bagi pendengar baru untuk mengenal esensi musik punk yang jujur,” ujar Kurowo saat ditemui di Kota Batu, Kamis (29/1/2026).

​Salah satu karya yang menjadi sorotan adalah single bertajuk “Teman Bang*”**. Lagu ini lahir dari pengalaman personal Kurowo mengenai dinamika persahabatan yang berakhir dengan pengkhianatan dan pembunuhan karakter.

​”Lagu ini berbicara tentang komitmen persahabatan yang dirusak oleh fitnah dan isu negatif. Kami mengemasnya dengan lirik satire dan irama musik yang cepat khas underground,” tambahnya.

​Lagu-lagu Brain Wash secara umum menjadi kritik terbuka terhadap berbagai fenomena sosial, mulai dari ketimpangan, budaya perundungan (bullying), hingga hilangnya empati di tengah masyarakat.

​Langkah menuju dapur rekaman ini dilakukan di tengah kesibukan para personel yang memiliki latar belakang pekerjaan berbeda. Agus Adianto menjelaskan bahwa saat ini mereka tengah mematangkan delapan materi lagu agar siap dikonsumsi publik.

​”Kami meluangkan waktu rutin untuk latihan di sela kesibukan kerja. Tujuannya agar saat masuk dapur rekaman nanti, materi sudah benar-benar matang. Ada juga tambahan lagu baru yang kami buat lebih easy listening,” kata Agus.

​Hal senada diungkapkan oleh Zulkifli. Sang bassist menekankan pentingnya komitmen namun tetap realistis terhadap tanggung jawab domestik.

​”Kami selalu berkomitmen dalam bermusik, namun manajemen waktu antara pekerjaan, hobi, dan keluarga adalah prioritas. Kami ingin membuktikan bahwa musisi punk juga bisa bertanggung jawab terhadap anak dan istri,” pungkas Zulkifli.

​Rencananya, setelah proses rekaman selesai, Brain Wash akan segera meluncurkan karya-karya mereka secara digital maupun fisik sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap perkembangan musik rock di Indonesia.

(KIM)

Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo
Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.
Slogan “Blora Ramah Investasi”, HMI Tagih Janji dan Soroti Minimnya Industri Juga Sempitnya Lapangan Kerja
Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.
Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 03:02 WIB

Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:59 WIB

Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:54 WIB

Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:40 WIB

Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Berita Terbaru