Wali Kota Malang Pastikan Proyek Drainase Soehat Tetap Prioritaskan Penghijauan.

- Redaksi

Minggu, 25 Januari 2026 - 05:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat atau yang akrab disapa masyarakat dengan Pak Mbois memberikan sambutan di lounching mobil ambulance Sahabat Sam Anas, Minggu (25/01/2026). (Foto : Kim)

i

Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat atau yang akrab disapa masyarakat dengan Pak Mbois memberikan sambutan di lounching mobil ambulance Sahabat Sam Anas, Minggu (25/01/2026). (Foto : Kim)

KOTA MALANG (JATIM), NGALAMUTAS.COM – Wali Kota Malang, Dr. Ir. Wahyu Hidayat, M.M., merespons cepat keluhan masyarakat terkait hilangnya sejumlah pohon peneduh akibat proyek drainase di kawasan Jalan Soekarno-Hatta (Soehat). Meski secara teknis konstruksi merupakan wewenang Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemkot Malang berkomitmen mencari solusi terbaik untuk mengembalikan keasrian kawasan tersebut.


​Wahyu Hidayat menegaskan bahwa pihaknya saat ini tengah menjalin komunikasi intensif dengan pihak provinsi. Hal ini dilakukan untuk mencari jalan keluar terkait saluran yang tertutup serta penanaman kembali pohon-pohon yang terdampak proyek.

​”Kami sedang berkoordinasi dengan provinsi untuk mencari alternatif solusi terkait saluran yang sudah tertutup tadi. Saya rasa nanti akan ada solusi untuk memberikan peneduhan dan hijau-hijaunya lagi,” ujar Wahyu Hidayat saat menghadiri launching mobil ambulance Sahabat Sam Anas di Kopi Tiam 94, Oro-Oro Dowo, Klojen, Kota Malang, Minggu (25/01/2026).

​Ia menjelaskan bahwa karena status Jalan Soehat adalah jalan provinsi, maka segala bentuk teknik, konstruksi, hingga perizinan berada di bawah kendali Pemprov Jatim. Namun, Pemkot Malang tetap mengawal sejak awal perencanaan.

​Salah satu strategi yang disiapkan adalah mengoptimalkan fungsi sempadan jalan. Wahyu menjelaskan bahwa area dari as jalan hingga batas pagar atau tembok akan dihitung ulang untuk menentukan titik tanam yang memungkinkan.

​”Sempadan jalan itu kan berarti dari as sampai dengan pagar atau tembok. Karena ini jalan provinsi, kita akan manfaatkan sempadan itu. Kita hitung dulu berapa meter yang tersedia,” jelas Pak Mbois sapaan akrab masyarakat kepada Wahyu Hidayat.

​Menurutnya, area sempadan memang dilarang untuk didirikan bangunan permanen, namun sangat memungkinkan untuk difungsikan sebagai ruang hijau peneduh jalan.

​Lebih lanjut, Wahyu menekankan pentingnya peran serta warga sekitar dan pemilik usaha di sepanjang Jalan Soehat. Pemkot Malang berencana memberikan pemahaman kepada masyarakat agar ikut serta menjaga dan menanam pohon di area sempadan yang telah ditentukan.

​”Nanti kita berikan pemahaman kepada mereka (masyarakat) untuk menanam pohon. Sempadan tidak boleh ada bangunan, tapi kalau untuk peneduh sebagai pendukung jalan, itu bisa dilakukan,” tambahnya.

​Menutup keterangannya, orang nomor satu di Pemkot Malang ini memastikan bahwa konsep penghijauan sudah masuk dalam kesepakatan awal dengan provinsi. Meskipun ada beberapa pohon yang terpaksa dipotong selama pengerjaan fisik, komitmen untuk menghijaukan kembali kawasan Soehat tetap menjadi prioritas.

​”Sejak awal perencanaan, kami sudah sampaikan bahwa pohon harus tetap ada. Itu sudah menjadi kesepakatan kami dengan provinsi,” pungkasnya.

(KIM)

Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Bhayangkari Polrestabes Surabaya Hijaukan Lingkungan Asrama Polisi Koblen
Polres Bojonegoro Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Buruh Jelang May Day
Polri Berhasil Bongkar Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools, Kerugian Capai Rp350 Miliar
Kapolres Kediri Resmikan SPPG 3 Polres Kediri Cab. Kandat Perluas Layanan Gizi Masyarakat
Polda Jatim Tindak Tegas Produsen MinyaKita Nakal, Isi Tak Sesuai Kemasan
Polda Jatim Ungkap Produksi MinyaKita Ilegal, Empat Orang Ditetapkan Tersangka
Dukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Prioritas Nasional, Polri Serahkan 378 Unit Perumahan bagi PNPP dan Masyarakat di Sultra
Motor hingga Uang Tunai Raib Dibawa Maling, Warga Sidorejo Malang Terkejut Pagi Hari

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 01:59 WIB

Bhayangkari Polrestabes Surabaya Hijaukan Lingkungan Asrama Polisi Koblen

Kamis, 23 April 2026 - 01:57 WIB

Polres Bojonegoro Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Buruh Jelang May Day

Kamis, 23 April 2026 - 01:55 WIB

Polri Berhasil Bongkar Jaringan Internasional Penjualan Phishing Tools, Kerugian Capai Rp350 Miliar

Rabu, 22 April 2026 - 23:29 WIB

Kapolres Kediri Resmikan SPPG 3 Polres Kediri Cab. Kandat Perluas Layanan Gizi Masyarakat

Rabu, 22 April 2026 - 08:20 WIB

Polda Jatim Tindak Tegas Produsen MinyaKita Nakal, Isi Tak Sesuai Kemasan

Rabu, 22 April 2026 - 08:17 WIB

Dukung Asta Cita Presiden Prabowo sebagai Prioritas Nasional, Polri Serahkan 378 Unit Perumahan bagi PNPP dan Masyarakat di Sultra

Selasa, 21 April 2026 - 16:52 WIB

Motor hingga Uang Tunai Raib Dibawa Maling, Warga Sidorejo Malang Terkejut Pagi Hari

Selasa, 21 April 2026 - 12:28 WIB

Mandiri Ekonomi, Cara DPC Srikandi PP Kota Malang Terjemahkan Perjuangan Kartini.

Berita Terbaru