JAKARTA, NGALAMUTAS.COM – Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengalami pingsan saat mengikuti upacara penghormatan dan pelepasan tiga jenazah korban pesawat ATR 42-500 yang jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros. Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Laksamana TNI (Purn) Didit Herdiawan Ashaf mengkonfirmasi bahwa kondisi Menteri Trenggono sudah pulih dan sadar.
“Sudah sadar,” ujar Didit kepada wartawan di lokasi acara pada Minggu (25/6/2026).
Menurut Didit, pingsannya disebabkan oleh kelelahan setelah menjalankan rangkaian aktivitas dalam upacara. “Nggak apa-apa. Kecapekan. Nggak, kecapekan saja,” jelasnya.

Trenggono sempat memimpin proses penyerahan jenazah kepada pihak keluarga dan maju ke podium sekitar pukul 09.20 WIB. Namun, saat berada di depan podium, dia tiba-tiba pingsan dan terjatuh. Langsung saja dia dibawa keluar dari area acara dan diangkut menggunakan ambulans untuk mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.
Upacara yang digelar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut diperuntukkan untuk jenazah pilot pesawat ATR 42-500 Kapten Andy Dahananto beserta dua pegawai KKP lainnya, yaitu almarhum Ferry Irawan dan almarhum Yoga Naufal.
Suasana haru menyelimuti seluruh rangkaian acara. Sebelum prosesi resmi dimulai, keluarga korban sempat mendekat ke peti mati dan meratap menyatakan rasa duka cita.
Ngalamutas.com
![]()














