Pencarian Mbah Kaliman Masuk Hari Kelima, Dua Anjing Pelacak K9 Di Ikut Serta 

- Redaksi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 05:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto Istimewa

i

Poto Istimewa

PRINGSEWU (LAMPUNG), NGALAMUTAS.COM – Upaya pencarian terhadap Mbah Kaliman (82), warga Pekon Gadingrejo, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, yang dilaporkan hilang sejak Senin (19/1/2026), terus berlangsung intensif dengan langkah-langkah penunjang baru. Memasuki hari kelima, tim gabungan tidak hanya memperluas radius penelusuran hingga mendekati perbatasan Kabupaten Pesawaran, namun juga mengerahkan dua ekor anjing pelacak (K9) dari Direktorat Samapta Polda Lampung untuk membantu proses penelusuran.

Kapolres Pringsewu AKBP M Yunnus Saputra menyampaikan, area pencarian kini diperluas hingga sekitar 2,9 kilometer dari titik nol, yakni kebun tempat terakhir korban beraktivitas sebelum dinyatakan hilang. “Pencarian hari ini memasuki hari kelima. Area penelusuran kami perluas hampir tiga kilometer dari titik kebun, mengarah ke perbatasan Kabupaten Pesawaran,” ujar Yunnus pada Jumat (23/1/2026).

Sementara itu, Kapolsek Gadingrejo Iptu Sugiyanto menjelaskan, penggunaan anjing pelacak dilakukan guna memaksimalkan upaya pencarian, mengingat korban belum juga ditemukan hingga hari keempat. “Kami melibatkan anjing pelacak K9 dari Direktorat Samapta Polda Lampung. Area pencarian juga difokuskan kembali dari titik terakhir ditemukannya barang-barang milik korban,” ujarnya.

Pencarian melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi antara lain Polri, TNI, Basarnas, BPBD, Satpol PP, serta dibantu oleh relawan dan warga setempat. Petugas menyisir berbagai lokasi mulai dari area kebun, semak belukar, jalur setapak, hingga akses jalan yang biasa dilalui korban saat pergi dan pulang berkebun.

“Dari titik awal pencarian, tim gabungan menemukan sejumlah barang milik Mbah Kaliman berupa cangkul dan arit yang diduga digunakan saat berkebun. Namun hingga pukul 17.00 WIB pada hari pencarian kelima, keberadaan korban masih belum diketahui,” jelas AKBP M Yunnus Saputra.

Sejumlah warga di sekitar kebun mengaku tidak melihat korban melintas pada hari kejadian, padahal biasanya Mbah Kaliman sering terlihat melintas di depan rumah warga saat menuju maupun kembali dari kebun.

Diketahui, Mbah Kaliman merupakan pensiunan guru PNS yang tinggal di RT 01 Dusun 7 Pekon Gadingrejo. Ia dilaporkan hilang sejak Senin pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Pagi itu, korban meminta anaknya, Heli, untuk mengantarkannya ke kebun di wilayah Pekon Gadingrejo Timur yang berjarak sekitar tiga kilometer dari rumah.

“Heli sempat melarang karena tidak dapat menjemput lantaran harus pergi ke Bandar Lampung. Namun, korban tetap bersikeras dan menyampaikan akan pulang dengan berjalan kaki,” kata Heli.

Sekitar pukul 13.30 WIB, setelah pulang dari Bandar Lampung, Heli mendapati ayahnya belum kembali ke rumah. Ia kemudian mendatangi kebun, namun korban sudah tidak berada di lokasi. “Pencarian di sekitar kebun hingga jalur yang biasa dilalui korban pun dilakukan, namun tidak membuahkan hasil,” ungkapnya. Setelah pencarian bersama warga hingga dini hari tidak menemukan hasil, kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian, BPBD, dan Basarnas untuk melakukan pencarian lebih lanjut.

POTO ISTIMEWA

Kepala Pekon Gadingrejo, Sariman, menyebut Mbah Kaliman dikenal sebagai orang yang masih aktif bertani meski telah pensiun. Kondisi fisik dan komunikasinya pun dinilai masih baik. “Beliau masih aktif dan komunikasinya lancar. Ciri khususnya, mengalami cacat di mata sebelah kiri,” ujar Sariman.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih bersiaga dan akan melanjutkan pencarian sesuai dengan informasi dan kondisi lapangan. Warga yang mengetahui atau memiliki informasi terkait keberadaan Mbah Kaliman diimbau segera melapor kepada petugas terdekat atau pihak berwenang.

Ngalamutas.com

Loading

Berita Terkait

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM
Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba
Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo
Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.
Slogan “Blora Ramah Investasi”, HMI Tagih Janji dan Soroti Minimnya Industri Juga Sempitnya Lapangan Kerja
Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.
Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 06:43 WIB

Perkuat Pengembangan Usaha, Formades Jepara Berikan Bekal Bisnis Digital ke Anggota UMKM

Senin, 22 Juni 2026 - 03:02 WIB

Desa Sumurboto Dinilai Polda Jateng, Bukti Komitmen Warga Wujudkan Kampung Bebas Narkoba

Senin, 22 Juni 2026 - 01:47 WIB

Polsek Pagu Kawal Pertumbuhan Jagung Warga untuk Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 21 Juni 2026 - 13:48 WIB

Pemkab Blora Upayakan Bantuan Sambungan Listrik untuk 25 Warga Desa Buluroto, Banjarejo

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:59 WIB

Menapak Jejak Sang Proklamator, Kader PDI Perjuangan Kedungkandang Gelar Ziarah Kebangsaan di Blitar.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 05:54 WIB

Apel Akbar Simpatisan MBG di Malang Raya, Petani hingga UMKM Serukan Keberlanjutan Program.

Sabtu, 20 Juni 2026 - 00:40 WIB

Manganan / Sedekah Bumi Desa Cabean Kecamatan Cepu Blora, Bentuk Puji Syukur dan Menjaga Tradisi Leluhur

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Berita Terbaru