ACEH, NGALAMUTAS.COM – Masyarakat Provinsi Aceh diminta meningkatkan kewaspadaan terkait cuaca ekstrem berupa hujan sangat lebat yang berpotensi terjadi pada tanggal 31 Desember 2025. Hal itu terungkap setelah Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk tiga hari ke depan, terhitung sejak 29 hingga 31 Desember 2025.
Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa zona merah yang menandakan hujan sangat lebat hingga ekstrem secara umum tidak tercatat untuk periode tersebut. Namun, terdapat potensi khusus hujan sangat lebat di Provinsi Aceh pada hari terakhir tahun ini.
“Untuk zona yang merah, kita dapat melihat bahwa untuk hujan sangat lebat sampai ekstrem ini nihil ya, tidak terjadi. Kecuali pada 31 Desember kemungkinan dapat terjadi di Provinsi Aceh,” ujarnya saat rapat koordinasi apel kesiapsiagaan bencana yang diselenggarakan melalui saluran Youtube BNPB, Senin (29/12/2025).
Selain potensi hujan sangat lebat di Aceh pada 31 Desember, Teuku Faisal juga menyampaikan bahwa sejumlah wilayah di Indonesia selama tiga hari ke depan berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat serta angin kencang. “Untuk tiga hari ke depan juga kita membuat peringatan dini terkait dengan kewaspadaan terhadap hujan sedang sampai lebat, hujan lebat hingga sangat lebat, serta hujan sangat lebat atau ekstrem,” tambahnya.
Peringatan dini ini diharapkan dapat menjadi peringatan bagi pemerintah daerah, lembaga penanggulangan bencana, dan masyarakat umum untuk mempersiapkan diri sebaik mungkin, seperti memeriksa saluran drainase, menghindari daerah rawan banjir atau longsor, dan mengikuti informasi terbaru dari BMKG serta instansi terkait.
Ngalamutas.com
![]()














