TULANG BAWANG, NGALAMUTAS.COM – Misteri hilangnya seorang pelajar SMK di Kabupaten Tulang Bawang akhirnya terkuak. Setelah hampir dua pekan dinyatakan hilang, jasad korban berinisial R (15) ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dan membusuk di areal perkebunan sawit Kampung Cempaka Jaya, Kecamatan Menggala Timur. Fakta mengejutkan terungkap: korban menjadi sasaran pembunuhan disertai pencurian dengan kekerasan.
Korban sebelumnya dilaporkan tidak pernah kembali ke rumah usai pulang sekolah pada Rabu (3/12/2025). Jasadnya ditemukan warga bersama aparat kampung pada Kamis (11/12/2025), sekitar satu kilometer dari rumah keluarga korban.
Pelaku diamankan di Mesuji, barang bukti sepeda motor dicuri
Satreskrim Polres Tulang Bawang bergerak cepat melalui penyelidikan intensif, laporan polisi, dan keterangan saksi. Pada Sabtu (20/12/2025), tim berhasil mengamankan seorang pria berinisial SAID Bin SUGAR di wilayah Kecamatan Pematang Panggang, Kabupaten Mesuji. Pelaku mengakui perbuatannya dan polisi juga menyita barang bukti berupa sepeda motor milik korban.
Kapolres: Kejahatan terhadap anak di bawah umur tidak bisa ditoleransi
Kapolres Tulang Bawang AKBP Yuliansyah, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan yang merenggut nyawa, terlebih terhadap anak di bawah umur.
“Ini adalah kejahatan serius yang sangat kami atensi. Korban masih berusia 15 tahun dan sedang menempuh pendidikan. Polres Tulang Bawang berkomitmen menuntaskan kasus ini secara profesional dan transparan, serta memastikan pelaku mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Pelaku dijerat dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dan/atau Pasal 365 Ayat (4) KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan yang Mengakibatkan Kematian, dengan ancaman hukuman berat.
Motif dugaan berkaitan dengan sepeda motor korban
Kasat Reskrim Polres Tulang Bawang AKP Novriarif Kurniawan, S.Tr.K, SIK, MH menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja keras tim yang bekerja tanpa henti sejak laporan orang hilang diterima.
“Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui seluruh perbuatannya. Motif masih kami dalami, namun kuat dugaan aksi ini berkaitan dengan penguasaan sepeda motor korban. Kami juga terus melengkapi alat bukti untuk memperkuat berkas perkara,” ungkapnya.
Ia menambahkan, keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat dan saksi yang memberikan informasi penting.
Polres Tulang Bawang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, khususnya terhadap anak-anak dan remaja, serta segera melapor apabila mencurigai tindak kriminal di sekitar. Kasus ini menjadi pengingat bahwa kejahatan dapat terjadi di mana saja, namun negara hadir untuk memberikan keadilan bagi korban dan keluarga.
Sumber : Polres Tulang Bawang
Ngalamutas.com
![]()














