GONDANGLEGI ( KABUPATEN MALANG), NGALAMUTAS.COM – Seorang pemuda berinisial E, warga Desa Putat Lor, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang, tewas setelah ditusuk temannya pada Kamis (11/12/2025).
Pihak kepolisian saat ini sedang memburu pelaku yang kabur segera setelah melakukan aksi penusukan.
Hingga siang pukul 14.00 WIB, anggota Satreskrim Polres Malang telah melakukan olah tempat kejadian (TKP) yang terletak di rumah H (19) — teman E yang tinggal di satu desa.
Rumah H terlihat sudah dipasangi garis polisi, dan petugas kepolisian mengamankan barang bukti berupa sepeda motor modifikasi dari lokasi tersebut.
Menurut Nurul, ibu H, ia tidak mengetahui kronologinya karena tinggal di rumah lain di Desa Ketawang, Kecamatan Gondanglegi.
“Pas kejadian saya nggak tahu, anak saya sehari-hari tinggal sama kakek neneknya di rumah ini. Bahkan ibu saya juga nggak di rumah pas kejadian,” ujarnya kepada awak media.
Nurul menyatakan bahwa H dan E saling berteman dan sama-sama menyukai balap sepeda motor, sehingga E kerap main ke rumahnya. Namun, ia menegaskan H tidak terlibat karena sedang tidur ketika kericuhan terjadi.
Kapolsek Gondanglegi, AKP Lukman Hudin, menjelaskan bahwa pihaknya mendapatkan laporan pertama dari dokter Puskesmas Gondanglegi mengenai pasien dengan luka tusukan. “Dari laporan itu, kami langsung berangkat ke TKP dan melakukan olah tempat, serta diamankan beberapa saksi untuk dimintai keterangan,” katanya.
Menurut Lukman, kejadian bermula ketika E bersama temannya J sedang minum minuman keras di rumah E. Setelah habis satu botol, E mengajak J pergi ke rumah H, di mana pelaku dan temannya sudah ada bersama tiga wanita.
Tiba-tiba, E dan pelaku terlibat cekcok. Korban yang pertama mengeluarkan sajam dan mencoba menusuk pelaku, namun luput. “Pisau kemudian direbut pelaku dan ditusukkan ke dada kanan korban,” bebernya.
Akibat luka serius dan pendarahan hebat, H mengantar E ke Puskesmas Gondanglegi – namun korban meninggal dalam perawatan. Sementara itu, pelaku bersama temannya kabur membawa motor ke arah timur.
Lukman menyatakan bahwa pihak kepolisian telah mengantongi identitas pelaku. “Pelaku sudah jelas, saat ini masih kami buru,” tegasnya.
Motif penusukan masih dalam penyelidikan, namun diduga berkaitan dengan perkara sepeda motor yang akan digunakan untuk balap di Kanjuruhan Street Race. “Barang bukti yang diamankan sepeda motor karena mungkin rebutan motor itu,” jelasnya.
(Humas/Red)
![]()














