TRENGGALEK, NGALAMUTAS.COM – Motif pembunuhan bayi oleh ibu kandungnya di Desa Terbis, Kecamatan Panggul, Trenggalek akhirnya terungkap. Tersangka mengaku nekat membunuh darah dagingnya karena faktor ekonomi yang pas-pasan.
“Daripada pemeriksaan, tersangka SM (34) mengaku nekat membunuh anaknya karena beban ekonomi. Tersangka ini tidak menginginkan anak keempat tersebut,” kata Kasatreskrim Polres Trenggalek AKP Eko Widiantoro, Senin (8/12/2025).
Menurutnya, tersangka merasa tidak sanggup untuk merawat keempat anaknya dengan kondisi keuangan keluarga yang terbatas. Sedangkan sang suami hanya bekerja di warung kopi di Surabaya, yang pendapatannya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh keluarga.
Dalam perkara ini, polisi telah menetapkan SM (34) ibu kandung korban sebagai tersangka dan melakukan penahanan di Rutan Kelas IIB Trenggalek.
Sumber Humas Polres Trenggalek.
(Red)
![]()














