Kasus Begal Jalan Karah Surabaya: Oknum Pesilat Jadi Pelaku, Motor Rampasan Dijual di Madura

- Redaksi

Sabtu, 6 Desember 2025 - 11:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, NGALAMUTAS.COM – Viral di media sosial aksi pembegalan dan perampasan motor yang brutal di Jalan Karah, Surabaya, akhirnya menemukan titik terhenti.

Satreskrim Polrestabes Surabaya telah berhasil menangkap delapan pelaku yang terlibat dalam aksi yang dilakukan oleh puluhan remaja. Yang mengejutkan, salah satu pelaku ternyata merupakan oknum pesilat.

Aksi yang menimbulkan ketakutan di kalangan warga bermula dari sebuah pesta minuman keras. Menurut keterangan Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan, pelaku utama AGA (18) bersama teman-temannya sedang merayakan ulang tahun teman tongkrongan di kawasan permukiman Jalan Simo Hilir, Simomulyo, Sukomanunggal, pada Sabtu (29/11/2025) malam.

Aktivitas pesta miras mereka di lapangan kosong tersebut menimbulkan keresahan bagi warga sekitar. Akhirnya, mereka diusir dari lokasi itu.

Namun, bukannya membubarkan diri dan kembali pulang, kelompok ini malah berkonvoi keliling beberapa ruas jalan mulai pukul 8 malam sampai sekitar pukul 12 malam. Bahkan, di tengah perjalanan, mereka sempat bersitegang dengan beberapa warga yang sedang begadang di Kecamatan Wonokromo.

Para pelaku yang ditangkap terdiri dari lima dewasa muda, yaitu AGA (18), UMR (19), HDR (19), GLG (18), dan SLM (19). Sementara tiga lainnya masih di bawah umur dan berstatus anak berkonflik dengan hukum (ABH).

Kombes Luthfie menyebutkan bahwa AGA merupakan otak di balik aksi pengeroyokan dan perampasan motor di kawasan Jalan Karah.

Selain delapan yang telah ditangkap, polisi juga telah menetapkan enam pelaku lain yang masih buron dan masuk daftar pencarian orang (DPO). Informasi juga menyebutkan bahwa motor yang dirampas oleh kelompok ini kemudian dijual ke daerah Madura.

Keterangan ini diumumkan Kombes Luthfie di Gedung Bhara Daksa Mapolrestabes Surabaya, pada Jumat (5/12/2025), sebagai langkah transparansi dalam penanganan kasus yang telah ramai diperbincangkan masyarakat.

(Humas/Red)

Loading

Berita Terkait

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.
Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.
DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang
Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.
Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Kecelakaan Lalu Lintas, Satu Pengendara Motor Tewas
Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran
Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:22 WIB

Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:20 WIB

DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:56 WIB

Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:05 WIB

Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:05 WIB

Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:52 WIB

Uang PIP Cair 450 Ribu Dipotong Kep – Sek 100 Ribu Sebagai Komo – Komo, Paska Viral, Kini Dikembalikan Ke Wali Murid SDN 1 Sumber Kradenan Blora.

Berita Terbaru