Doa Bersama Mengiringi Korban Galodo di Jembatan Kembar Padang Panjang

- Redaksi

Jumat, 5 Desember 2025 - 12:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG PANJANG (SUMATERA BARAT), NGALAMUTAS.COM – Gerbang batas kota dan Jembatan Kembar di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, menjadi saksi bisu keganasan banjir bandang (galodo) yang melanda kawasan itu pada Kamis, 27 November 2025. Peristiwa tersebut menyapu pemukiman penduduk serta warung dan musholla tempat warga tengah berteduh.

Puluhan orang meninggal dunia setelah ditemukan dalam timbunan material lumpur dan sebagian lainnya hanyut hingga ke Batang Anai. Hingga kini masih ada korban yang dinyatakan hilang, sementara dua jenazah belum teridentifikasi. Ratusan warga terpaksa mengungsi akibat bencana tersebut. Tragedi yang memilukan itu mengguncang masyarakat luas dan menjadi perhatian hingga mancanegara, bersamaan dengan peristiwa serupa yang terjadi di Aceh dan Sumatera Utara.

Satu minggu setelah kejadian, Pemerintah Kota Padang Panjang pada Jumat menggelar doa bersama untuk para korban. Seluruh unsur pemerintahan dikerahkan untuk hadir dalam kegiatan tersebut yang dipusatkan di lokasi Jembatan Kembar, yang sudah dibersihkan dari sisa material longsor.

ASN maupun non-ASN, kepala OPD, camat, lurah, perangkat RT, serta masyarakat hadir mengenakan pakaian serba putih. Suasana haru terlihat ketika Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Padang Panjang, Buya Alizar Chan, memanjatkan doa untuk para korban.

“Semoga para korban diberikan ketenangan di alam sana, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan untuk melanjutkan hidup,” ujar Wali Kota Hendri Arnis yang memimpin kegiatan tersebut.

Hendri Arnis menjelaskan, doa bersama di lokasi bencana bertujuan mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi bencana serta memperkuat kebersamaan selama masa pemulihan. “Hari ini setelah doa bersama, sebanyak 129 pengungsi akan dipulangkan ke rumah masing-masing. Sementara pengungsi yang kehilangan rumah akan direlokasi ke Rusunawa dan tempat lain yang telah disiapkan pemerintah,” katanya.

Sampai sore ini, jumlah korban banjir bandang di kawasan Jembatan Kembar masih tercatat 40 orang. Dua korban di antaranya masih berada di RS Bhayangkara Padang dan belum teridentifikasi, sementara puluhan orang lainnya masih dalam pencarian.

Sumber: Antara

(Red)

Loading

Berita Terkait

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.
Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.
DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang
Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.
Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa
Kecelakaan Lalu Lintas, Satu Pengendara Motor Tewas
Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran
Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:24 WIB

Lakon Punakawan: “Cahya Hidayah dari Timur” Kisah Mualaf Warga Tionghoa.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:22 WIB

Turunnya Wahyu Purbaningrat Kepemimpinan Bagi Pemimpin yang Adil dan Mengutamakan Rakyat.

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:20 WIB

DPD PITI Malang Raya Fasilitasi WN China Masuk Islam, Li Huilin Resmi Jadi Mualaf di Kota Malang

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:56 WIB

Bersih Desa Wadung 2026, Lakon “Wahyu Purboningrat” Gaungkan Nilai Kepemimpinan dan Gotong Royong.

Jumat, 19 Juni 2026 - 02:05 WIB

Gudang SMPN 3 Tunjungan Blora Terbakar, Tidak Ada Korban Jiwa

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sindikat Curanmor Lintas Wilayah di Acara Dangdut Todanan Digulung, 3 Tersangka Berbagi Peran

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:05 WIB

Lahirkan Pemimpin Polri Masa Depan, STIK Wisuda 289 Lulusan S1, S2, dan Doktor Ilmu Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 06:52 WIB

Uang PIP Cair 450 Ribu Dipotong Kep – Sek 100 Ribu Sebagai Komo – Komo, Paska Viral, Kini Dikembalikan Ke Wali Murid SDN 1 Sumber Kradenan Blora.

Berita Terbaru