GOWA(SULAWESI SELATAN), NGALAMUTAS.COM – Seorang pria yang diduga sebagai pelaku pemerkosaan ditangkap dan tewas diamuk warga di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Mayat pria tersebut kemudian diikat dan diseret menggunakan motor keliling kampung.
Menurut laporan detikSulsel, kejadian ini tercatat dalam video yang beredar di media sosial dan diunggah warga pada Rabu (3/12). Dalam video tersebut, pelaku terlihat berjalan di Kampung Parang-parang Tulau’, Kelurahan Cikoro, diikuti oleh sejumlah warga dari belakang. Ia kemudian disergap oleh pemotor dari depan dan dipiting oleh warga lainnya.
Tangan dan kaki pria tersebut kemudian diikat tali dengan penahan dua bilah bambu. Dia digotong dan diarak warga dengan posisi kaki di atas dan kepala di bawah menggunakan bambu yang diangkat oleh warga. Proses persekusi ini berlangsung hingga petang, di mana pria itu kemudian diikat di motor dan ditarik keliling kampung, diiringi oleh sejumlah kendaraan warga.
Kanit Resmob Polres Gowa Ipda Muhammad Alfian membenarkan peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Tompobulu. “Kejadian di Tompobulu, kami baru mau merapat ke TKP,” ujarnya seperti dilansir detikSulsel. Dari informasi awal, pria tersebut diduga merupakan pelaku pemerkosaan. “Berawal dari kasus pemerkosaan,” jelasnya.
Saat ini, pihak polisi sudah berjaga di lokasi untuk menghindari kericuhan pascakejadian. Peristiwa ini menimbulkan pertanyaan tentang pentingnya menegakkan keadilan melalui jalur hukum yang sah, karena tindakan semacam diamuk dan kekerasan liar tidak pernah menjadi solusi yang benar, bahkan terhadap pelaku kejahatan. Setiap orang berhak mendapatkan proses hukum yang adil, dan tindakan diamuk dapat menimbulkan konsekuensi hukum bagi pelakunya.
Sumber DetikSulsel
(Red)
![]()














