ACEH TENGAH, NGALAMUTAS.COM – Setelah sembilan hari lamanya terisolasi dari dunia luar akibat terjangan banjir besar dan longsor, secercah harapan akhirnya tiba di Kecamatan Jagong Jeget, Aceh Tengah. Bantuan pertama berhasil menjangkau wilayah tersebut pada Rabu (3/12/2025), namun penyalurannya harus dilakukan melalui jalur udara mengingat akses darat masih terputus total dan belum bisa dilalui.
Kondisi di lapangan dilaporkan masih sangat memprihatinkan. Warga setempat mengungkapkan bahwa kebutuhan pokok masih sangat terbatas, dan banyak keluarga yang harus bertahan hidup tanpa persediaan yang memadai. “Kami masih sangat membutuhkan bantuan. Ini soal kemanusiaan. Sudah sembilan hari kami terisolasi,” ujar salah seorang warga dengan nada putus asa, sebagaimana terekam dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @emfadliferdiansyahputra.
Tim gabungan dari berbagai unsur terus bekerja keras siang dan malam untuk membuka kembali jalur darat yang tertimbun longsor dan rusak parah akibat banjir. Upaya ini krusial agar distribusi logistik dan bantuan kemanusiaan dapat dipercepat dan menjangkau seluruh wilayah yang masih terputus. Warga Jagong Jeget sangat berharap agar proses penyaluran bantuan dapat dipercepat mengingat kondisi darurat yang mereka hadapi semakin mendesak.
Sumber : Acehinfo
(LS/Red)
![]()














