BANDA ACEH, NGALAMUTAS.COM – Di tengah pilunya bencana yang memutus akses darat, secercah harapan hadir bagi masyarakat pesisir Aceh. Sejumlah ruas jalan nasional dilaporkan putus total, menyebabkan isolasi di beberapa wilayah. Pemerintah Aceh, berkolaborasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dengan sigap menyiapkan solusi transportasi laut: kapal ekspres yang di-charter khusus untuk melayani masyarakat.
Juru Bicara Pemerintah Aceh, Muhammad MTA, membenarkan informasi mengenai pengoperasian kapal ekspres ini. “Iya benar, jadwal kapal express bahari tersebut atas permintaan Pak Gubernur dan di-charter oleh BNPB untuk mobilitas masyarakat via laut wilayah pesisir,” ujarnya kepada Awak Media, Minggu (30/11/2025).
Kapal ekspres ini akan melayani dua segmen perjalanan:
– Langsa – Lhokseumawe
– Pelabuhan Keberangkatan: Kuala Langsa
– Waktu Keberangkatan: 08.00 WIB
– Kapasitas: 100 penumpang
– Lhokseumawe – Banda Aceh
– Pelabuhan Keberangkatan: Kreueng Geukuh
– Waktu Keberangkatan: 12.00 WIB
– Kapasitas: 200 penumpang
Total kapasitas angkut kapal ini mencapai 300 penumpang dalam sekali perjalanan. Layanan ini diharapkan dapat membantu mempermudah mobilitas masyarakat yang terdampak bencana.
Pendaftaran untuk menggunakan layanan kapal ekspres ini dapat dilakukan secara gratis di Kantor KSOP (Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan) masing-masing pelabuhan. Pemerintah mengimbau agar calon penumpang tiba di pelabuhan 1 hingga 2 jam sebelum jadwal keberangkatan untuk kelancaran proses embarkasi.
Di tengah tantangan berat ini, inisiatif Pemerintah Aceh dan BNPB menghadirkan angin segar. Kapal ekspres bukan hanya sekadar alat transportasi, tetapi juga simbol ketangguhan dan harapan bagi masyarakat Aceh untuk bangkit kembali.
Sumber: (Serambinews.com)
(Red)
![]()














