Meluas, Warga Korban Bencana Kota Sibolga Diduga Menjarah Gudang Beras Bulog

- Redaksi

Minggu, 30 November 2025 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, NGALAMUTAS.COM – Sebuah video yang beredar luas memperlihatkan sejumlah warga, yang diduga merupakan korban bencana di Sibolga, melakukan penjarahan beras dari gudang Bulog. Perum Bulog Wilayah Sumatera Utara membenarkan terjadinya insiden tersebut.

“Memang benar, ada sebagian masyarakat yang masuk ke gudang Bulog dan mengambil beras,” ujar Budi Cahyanto, Pimpinan Wilayah Perum Bulog Sumut, kepada media di Sibolga, Sabtu (29/11/2025).

Budi menjelaskan bahwa pihaknya masih kesulitan untuk mendapatkan informasi detail mengenai jumlah beras yang diambil. Hal ini disebabkan oleh gangguan jaringan internet yang menghambat komunikasi dengan tim di lapangan.

“Jumlah pastinya masih belum bisa kami pastikan. Data terakhir yang kami peroleh dari sistem, di gudang tersebut terdapat sekitar 2400 ton beras dan 43 ribu liter minyakita,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa stok beras dan minyakita tersebut memang dipersiapkan untuk didistribusikan kepada masyarakat, termasuk sebagai bagian dari bantuan bencana.

“Penyaluran bantuan bencana sendiri biasanya kami lakukan berdasarkan surat dari bupati,” jelas Budi.

Budi menyayangkan tindakan penjarahan tersebut, karena berpotensi mengganggu kelancaran distribusi bantuan kepada para korban bencana lainnya.

“Justru itu masalahnya, jika beras sudah habis diambil, lalu bagaimana kami akan memberikan bantuan? Opsi bantuan bisa melalui udara atau laut, tetapi jalur laut pun terkendala karena Nias juga mengalami dampak serupa,” imbuhnya.

Bulog mengimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang, dan meyakinkan bahwa pihaknya terus berupaya untuk menyalurkan bantuan kepada para korban.

Saat ini, Bulog tengah mengupayakan pasokan beras tambahan ke Sibolga, termasuk dengan mendatangkan beras dari luar Sumatera Utara melalui jalur laut.

(LS/Redaksi)

Loading

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Kamis, 30 Juli 2026 - 12:32 WIB

AKBP Latif Resmi Pimpin Polres Kediri, Siap Lanjutkan Fondasi Prestasi

Berita Terbaru