Kasus Pembacokan di Sampang: Tim Hukum Korban Geruduk Polres, Desak Penangkapan Pelaku!

- Redaksi

Sabtu, 8 November 2025 - 00:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, NGALAMUTAS.COM – Kasus pembacokan yang menimpa Hairuddin (29) di SPBU Camplong, Kabupaten Sampang, Madura, terus bergulir. Tim hukum korban tak tinggal diam dan mendatangi Mapolres Sampang pada Rabu (7/11/2025), mendesak kepolisian untuk segera menuntaskan penangkapan pelaku yang masih buron.

Insiden yang menggemparkan ini terjadi di SPBU Camplong, yang menjadi lokasi kejadian perkara (TKP). Jakfar Sodik, selaku kuasa hukum korban, menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah penangkapan dua terduga pelaku yang telah teridentifikasi.

Jakfar mendesak agar polisi segera melakukan penangkapan terhadap kedua terduga pelaku yang masih buron. Menurutnya, kepolisian memiliki kewenangan serta teknologi yang memadai untuk melacak keberadaan mereka.

“Penyidik perlu menerapkan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan, selain pasal-pasal lain yang sesuai, mengingat tindakan ini dilakukan secara bersama-sama. Hal ini penting untuk memastikan keadilan bagi korban,” tegasnya.

Kuasa hukum tersebut menyampaikan kepercayaan pada integritas dan komitmen Polres Sampang, terutama setelah kepolisian menargetkan penyelesaian kasus dalam waktu satu minggu. Namun, Jakfar Sodik menekankan, jika para pelaku tidak kooperatif, Polres Sampang diminta untuk mengambil tindakan tegas dan terukur.

Sebelumnya, Kapolres Sampang, AKBP Hartono, telah menyatakan bahwa tim operasional telah berupaya maksimal dengan melakukan penggerebekan di beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat persembunyian para pelaku. Polisi juga telah memetakan seluruh informasi terkait jaringan pertemanan, relasi, hingga lokasi yang mungkin digunakan sebagai tempat persembunyian, sebagai upaya intensif untuk melacak dan menangkap kedua pelaku.

Sumber Polres Sampang.

(LS)

Berita Terkait

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin
Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang
Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!
Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan
Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan
Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda
Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi
Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 10:25 WIB

Kebakaran Melanda Instalasi Gizi RSSA Malang: Tak Ada Korban Jiwa, Layanan Pasien Tetap Terjamin

Minggu, 30 Agustus 2026 - 22:38 WIB

Musibah di Tengah Karnaval: Sebuah Penantian yang Tak Berujung Pulang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:33 WIB

Aktivis Blora Ultimatum SK Menteri ESDM soal Gunung Ungaran: “Stop Proyek Perusak Alam, Jangan Korbankan Gunung demi Energi!

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:47 WIB

Polda Jateng; Keselamatan Anak Tanggung Jawab Kita Bersama, Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:30 WIB

Dugaan Penahanan Dana Calon Siswa Senilai Rp22,5 Juta Tanpa Layanan Pendidikan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:06 WIB

Pastikan Tidak Membawa Senpi dan Barang Berbahaya, Saat Apel, Bid Propam Polda Jateng Cek Semua Personel Yang Layani Penyampaian Pendapat Di Tugu Muda

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Breaking News. Kebakaran Besar Melanda Pabrik Bingkai di Perbatasan Jakarta Timur–Bekasi, Asap Pekat Membubung Tinggi

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:22 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta Terbakar di Tengah Malam, 20 Unit Pemadam dan 100 Personel Dikerahkan

Berita Terbaru