Tersangka Pencabulan di Kota Batu Ditahan, Kasus Dugaan Pemerasan Oknum Wartawan dan LSM Belum Tuntas.

- Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2025 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BATU-NGALAMUTAS.COM – Tersangka dugaan pencabulan di salah satu Pondok, Dusun Payan, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, HM, akhirnya ditahan di Lapas Kelas I Malang setelah proses pemeriksaan di Kejaksaan Negeri Batu.

HM merupakan orang tua pengasuh pondok dan kakak kandung salah satu pemilik pondok.

Menurut Kasi Intelijen Kejari Batu, M. Januar Ferdian, pasca penyidik Unit PPA Polres Batu melimpahkan perkara tersebut ke Kejaksaan Negeri Batu, tersangka langsung dibawa untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. Setelah proses tersebut selesai, HM dilimpahkan ke Lapas Kelas I Malang pada Kamis, (16/10/2025).

“Betul, kemarin tersangka dilimpahkan ke Lapas Kelas 1 Malang,” ungkap Januar kepada awak media pada Jumat, (17/10/2025).

Sementara itu, Kanit PPA Polres Batu, Ipda Dedy Purwanto, membenarkan bahwa kasus pencabulan tersebut sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Batu dan tersangka telah ditahan.

“Kasus pencabulan sudah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Batu dan infonya tersangka sudah ditahan,” katanya.

Kasus dugaan pencabulan ini melibatkan dua anak di bawah umur, Rr dan Ptr, yang diduga mengalami pencabulan dengan dalih istinja selama berada di pondok.

Kasus ini juga menyebabkan munculnya kasus dugaan pemerasan yang melibatkan oknum wartawan YLA dan oknum LSM FDY. Saat ini, kasus tersebut sedang disidangkan di PN Malang dan tengah memasuki pembacaan replik JPU.

Dalam sidang tersebut, JPU menuntut YLA dan FDY dengan tuntutan alternatif kedua, yaitu Pasal 378 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dengan tuntutan 1 tahun 4 bulan, yang berarti dugaan pemerasan tidak terbukti.

Kuasa hukum YLA dan FDY, Kayat Hariyanto, enggan berkomentar terkait kasus pencabulan karena korban telah didampingi kuasa hukum. Namun, ia berharap penyidik Polres Batu tidak tebang pilih dalam menangani laporan balik YLA dan FDY. (K&D).

Berita Terkait

Momentum Sumpah Pemuda 2026, SMKN 12 Malang Gelar Sosialisasi Hukum Season 2, Cegah Bullying Sejak Dini
Jelang Hari Sumpah Pemuda, 40 Ormas Satukan Tekad Jaga Malang Tetap Kondusif
Terminal Arjosari Dipersoalkan, A-DRONE dan Paguyuban Angkot Minta Alternatif OD Trans Jatim
SMKN 12 Malang Gandeng Cakra Gandhiwa Law Office Edukasi Hukum Kepada Siswa 
Perkuat Daya Saing BUMD, Pemkab Malang Luncurkan Corporate Debit Card ATM Garudeya.
Kesepakatan Damai Tercapai dalam Kasus SMPN 18 Malang, Penerbitan SP3 Dinantikan
Ruwat Murwakala di Mangliawan, Ikhtiar Batin Warga Memohon Keselamatan Desa
Perdana Digelar Februari 2027, Malang Run Festival Targetkan 2.000 Pelari

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:46 WIB

Momentum Sumpah Pemuda 2026, SMKN 12 Malang Gelar Sosialisasi Hukum Season 2, Cegah Bullying Sejak Dini

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Jelang Hari Sumpah Pemuda, 40 Ormas Satukan Tekad Jaga Malang Tetap Kondusif

Selasa, 27 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Terminal Arjosari Dipersoalkan, A-DRONE dan Paguyuban Angkot Minta Alternatif OD Trans Jatim

Selasa, 27 Oktober 2026 - 05:52 WIB

SMKN 12 Malang Gandeng Cakra Gandhiwa Law Office Edukasi Hukum Kepada Siswa 

Selasa, 27 Oktober 2026 - 02:18 WIB

Perkuat Daya Saing BUMD, Pemkab Malang Luncurkan Corporate Debit Card ATM Garudeya.

Senin, 26 Oktober 2026 - 02:49 WIB

Ruwat Murwakala di Mangliawan, Ikhtiar Batin Warga Memohon Keselamatan Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 - 01:12 WIB

Perdana Digelar Februari 2027, Malang Run Festival Targetkan 2.000 Pelari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:34 WIB

Akhmad Fahrurrozi Wibowo Pimpin KNPI Kota Malang, Konsolidasi OKP Jadi Prioritas

Berita Terbaru