Polres Lumajang Bantah Dugaan Penganiayaan Tersangka Pencurian Sapi

- Redaksi

Rabu, 15 Oktober 2025 - 04:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LUMAJANG, NGALAMUTAS.COM – Kepolisian Resor (Polres) Lumajang membantah tudingan penganiayaan yang menyebabkan tewasnya Rudi Hartono, seorang tersangka kasus pencurian sapi. Rudi, yang berasal dari Desa Ranuwurung, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, meninggal dunia sehari setelah penangkapannya oleh Satuan Reskrim Polres Lumajang.

Kematian Rudi memicu kemarahan keluarga, yang berujung pada penyerangan ke Mapolres Lumajang pada Minggu (12/10/2025) malam. Keluarga menuduh bahwa Rudi tewas akibat penganiayaan yang dilakukan oleh anggota Polres Lumajang saat proses penangkapan.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar, menegaskan bahwa penangkapan telah dilakukan sesuai prosedur. Ia menjelaskan bahwa petugas terpaksa melumpuhkan tersangka dengan senjata api karena yang bersangkutan berusaha melarikan diri dan melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

“Hasil pemantauan kami sejauh ini menunjukkan bahwa aksi penangkapan tersangka dilakukan anggota secara prosedural dan tidak melanggar peraturan Kapolri,” ujar Alex di Mapolres Lumajang, Selasa (14/10/2025).

Pernyataan Kapolres diperkuat dengan hasil otopsi dari tim forensik Rumah Sakit Bhayangkara Lumajang, yang menyatakan bahwa penyebab kematian Rudi adalah peningkatan asam lambung.

“Hasil otopsi juga sudah menunjukkan kalau penyebab meninggalnya tersangka RH adalah asam lambung, jadi bukan penganiayaan,” jelas Alex.

Sebagai tindak lanjut dari kejadian ini, sebanyak 7 anggota Satuan Reskrim Polres Lumajang diperiksa oleh Subbid Paminal Propam Polda Jawa Timur. “Saat ini (7 anggota) sudah kita serahkan kepada Polda Jatim di Subbid Paminal Propam untuk dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya.

Sumber: Kompas
(LS)

Berita Terkait

Ada Apa dengan “Malang Satu Meja”? Para Ketua Parpol Kota Malang Mulai Buka Komunikasi
Munas IKA Unmer Malang, 304 Suara dan Tujuh Kandidat Siap Tentukan Arah Organisasi
Djoko Prihatin Raih 9.9 Awarding Ketik.com, Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Penggerak Demokrasi Inklusif
Bintaljarahdam V/Brawijaya Gelar Karya Bhakti Satnonkowil TA 2026 di Wonokoyo
DNewsaintcrew SMA Kolese Santo Yusup Malang Cetak Hat-Trick, Tiga Kali Beruntun Juara AQUA DBL Dance
Bedhaya Ketawang Kembali Tampil di Jumenengan PB XIV, PAKASA Malang Raya Sampaikan Nderek Mangayubagya
Tembus Penyisihan, Sri Mulyana Buktikan Perempuan Bisa Bermain Orado
Bukan Sekadar Hiburan, Wali Kota, DPRD dan Gus Toha Dukung ORADO Kota Malang Naik Kelas

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 09:44 WIB

Ada Apa dengan “Malang Satu Meja”? Para Ketua Parpol Kota Malang Mulai Buka Komunikasi

Kamis, 10 September 2026 - 18:13 WIB

Munas IKA Unmer Malang, 304 Suara dan Tujuh Kandidat Siap Tentukan Arah Organisasi

Kamis, 10 September 2026 - 03:23 WIB

Djoko Prihatin Raih 9.9 Awarding Ketik.com, Dinobatkan sebagai Tokoh Muda Penggerak Demokrasi Inklusif

Rabu, 9 September 2026 - 12:10 WIB

Bintaljarahdam V/Brawijaya Gelar Karya Bhakti Satnonkowil TA 2026 di Wonokoyo

Sabtu, 5 September 2026 - 09:25 WIB

Bedhaya Ketawang Kembali Tampil di Jumenengan PB XIV, PAKASA Malang Raya Sampaikan Nderek Mangayubagya

Kamis, 3 September 2026 - 02:14 WIB

Tembus Penyisihan, Sri Mulyana Buktikan Perempuan Bisa Bermain Orado

Kamis, 3 September 2026 - 00:43 WIB

Bukan Sekadar Hiburan, Wali Kota, DPRD dan Gus Toha Dukung ORADO Kota Malang Naik Kelas

Rabu, 2 September 2026 - 02:28 WIB

Perkuat Pembekalan Atlet dan Wasit, ORADO Kota Malang Gelar Gathering dan Mini Turnamen #2

Berita Terbaru